Berdoa yang benar


Amsal 15:29
TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya.

Berdoa kok ada yang benar dan ada yang salah? Iya dong..berdoa itu baik, tapi isi doanya benar atau gak? Ukurannya benar dan tidak itu apa? Firman Tuhan. Pernah baca Alkitab?

Kalo tidak pernah baca Alkitab, bagaimana kita bisa punya standar doa yang benar? Tidak pernah baca Alkitab membuat kita tidak tau isi hati Tuhan dan karakter Tuhan kita. Mengenal Dia yang sesungguhnya, bukan asal tebak dan kira-kira. Apalagi, dunia sekarang penuh dengan ajaran-ajaran manusia, yang salah mempresentasikan Tuhan itu sendiri.

Sedangkan dalam Alkitab, Tuhan sendiri banyak berbicara mengenai Diri-Nya. Tuhan rindu kita mengenal Dia yang sesungguhnya. Dengan mengenal Dia, kita akan tau bagaimana berdoa yang benar. Banyak orang pada awalnya tidak tau caranya berdoa, termasuk saya. Dan Tuhan Yesus tau itu..makanya Tuhan Yesus memberi contoh doa yang luar biasa, yaitu Doa Bapa Kami (Matius 6:9-13). Beranjak dari Doa Bapa Kami, kita dilatih Tuhan Yesus untuk bisa berdoa yang benar, dengan membaca Firman Tuhan. Tujuan membaca Firman Tuhan adalah mengenal Dia. Semua berorientasi pada Diri-Nya. Tidak ada kata bosan membaca Alkitab, karena kita pasti akan selalu menemukan hal-hal baru dalam Pribadi Tuhan. Sungguh menakjubkan!

Berdoa yang benar adalah tidak bertentangan dengan kehendakNya yaitu firmanNya atau Alkitab, atau Pribadi Allah itu sendiri. Berdoa adalah suatu bentuk komunikasi kita kepada Tuhan. Kalo kita jarang berdoa, berarti kita jarang berkomunikasi dengan Tuhan. Doa adalah wadah atau tempat bagi kita untuk bisa berbicara dengan Tuhan.

Bayangkan kita seharian tidak komunikasi dengan orangtua kita, atau teman kita..seperti apa hubungan itu nantinya? Pada akhirnya kita menjadi tidak mengenal orang tersebut dan tidak tau caranya berkomunikasi dengan dia. Dan putuslah hubungan tersebut. Demikianlah hubungan kita dengan Tuhan. Kita berbicara pada Allah melalui doa, dan Allah berbicara pada kita melalui firmanNya, yaitu Alkitab. Orang yang rajin membaca Alkitab, pasti rajin berdoa. Dan orang yang rajin berdoa, pasti rajin membaca Alkitab. Kedua hal ini berhubungan timbal balik. Karena hubungan ini adalah bentuk komunikasi 2 arah.

Semakin kita rajin membaca Alkitab, semakin kita terlatih untuk berdoa yang benar. Berdoa yang benar berarti kita memiliki motivasi doa yang benar.

Amin..semoga memberkati.

karena aku mengasihi Yesus !

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s