Sang Juru Selamat


Yohanes 1: 1

“Pada mulanya adalah Firman;Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.”

Inilah awal dari segala sesuatu yang dijadikan. Firman itu telah menjadi manusia (Yoh 1: 4a). Dia datang ke dunia bukan tanpa tujuan dan tanpa kehendak Allah. Dia datang justru membawa rencana Allah yang mulia. Sebuah rencana yang sungguh mulia, tiada bandingannya dan tak ternilai dari segala harta kekayaan, tak terukur oleh pikiran manusia.

Dari awal penciptaan langit dan bumi, sudah direncanakan oleh Allah untuk kemuliaanNya. Tidak dapat diselami oleh logika dan pikiran manusia, dan tidak akan pernah dapat dimengerti oleh manusia.

Dia lah Yesus Kristus, sang Juru Selamat manusia. Yesus lahir untuk mati diatas kayu salib. Itulah rencana Allah. KelahiranNya yang sungguh amat sederhana, sudah direncanakan Allah bagi umat manusia.

Tiada manusia manapun yang lahir disebuah kandang, kecuali Dia. Segala atribut ke “Allah”anNya Dia tanggalkan, demi manusia yang adalah milikNya, ciptaanNya. Dia rela menurunkan derajatNya sebagai manusia, menjadi sama dengan manusia, sehingga Ia dapat merasakan penderitaan kita, keterbatasan kita. Ia hadir sebagai manusia, yang sama seperti kita.

Dia tahu penderitaan kita, Dia tahu keterbatasan kita, Dia mengenal kita. Dia pun mengalami kematian, sama seperti kita. Bahkan kematian yang amat mengerikan. Yang tidak akan mampu dapat ditanggung oleh manusia manapun. Mati, karena didera, dianiaya, dicambuk, dipaku, seluruh tubuh berlumur darah dan kesakitan.

Setiap cambuk yang Ia tanggung adalah buah kejahatan yang telah kita perbuat. Bukan dosanya, tapi dosa kita yang Ia tanggung. Ia tidak berdosa, bahkan sebagai manusia pun ia tidak berdosa. Ia lahir bukan dari hasil hubungan seksual manusia, tapi dari Roh Kudus.

Akhirnya, Yesus pun mati diatas kayu salib. Darah-darah yang mengalir membasuh kita dari dosa. Kita disucikan oleh darahNya. Rencana Allah telah digenapi. MisiNya telah selesai dengan sempurna. KematianNya membuka jalan keselamatan bagi kita. Datanglah padaNya! Jalan Keselamatan hanya melalui Yesus Kristus.

Dunia berkata, masih banyak jalan menuju ke roma. Hal ini tidak berlaku untuk jalan keselamatan. Tiada jalan lain selain melalui Yesus Kristus.

Bertobatlah!

Terima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatmu agar engkau diselamatkan dari api yang kekal.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s