Christian Bautista : Tuhan menempatkan saya disini karena suatu sebab…


Pria bernama lengkap Christian Joseph Morata Bautista ini mengawali kariernya pada ajang Star in a Million.

Di ajang tersebut, ia hanya sampai pada posisi finalis urutan keempat dari 10 finalis. Walau tidak meraih juara, ia tidak patah arang.

Sebab menurutnya untuk menjadi seorang penyanyi terkenal, predikat juara bukanlah hal yang terpenting. Prinsip itulah yang membuat Christian tidak mau berhenti berusaha mewujudkan mimpinya.

Setelah mengikuti ajang Star in a Million, Christian mencoba mengikuti audisi yang digelar oleh label musik Warner Music. Tidak diduga, Christian berhasil lolos audisi dan akhirnya menjalin kerja sama dengan label tersebut. Kerja sama tersebut akhirnya menelurkan album Christian Bautista.

Salah satu lagu yang ada pada album tersebut, The Way You Look at Me ternyata berhasil memikat banyak orang. Tidak hanya masyarakat Filipina, tetapi juga Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Itulah sebabnya, dalam waktu singkat nama Christian bisa meroket. “Karena itulah saya bisa berkunjung ke beberapa negara. Ya, saya berkunjung untuk mempromosikan album saya,” ujar Christian.

Gara-gara tembang The Way You Look at Me, Christian mendapat durian runtuh. Berbagai tawaran datang, tidak hanya tawaran menyanyi, tetapi juga tawaran menjadi model, presenter, dan pemain film. Tawaran-tawaran tersebut diterima Christian. Wajar bila ia menerima tawaran-tawaran tersebut sebab ia menyukai dunia akting, model, presenter, dan menyanyi. “Saya suka akting karena profesi ini memungkinkan saya menghayati orang lain dan kehidupannya. Itu merupakan pengalaman unik,” serunya. Sampai sekarang, Christian tetap konsisten menekuni pilihannya sebagai penyanyi, model, presenter, dan pemain film.

Christian percaya, kesuksesan kariernya itu semata-mata karena Tuhan. Ia yakin Tuhanlah yang telah menempatkan dia pada posisi sekarang ini. “Saya rasa bahwa Tuhan menempatkan saya di sini karena suatu sebab,” kata pria yang mengaku mewarisi bakat seni dari keluarganya.

Senjata Pamungkas

Kemampuan vokal Christian berhasil memikat telinga masyarakat Asia Tenggara. Kendati kini telah berhasil merambah pasar Asia Tenggara, Christian tentu harus bisa mempertahankan apa yang telah diraihnya. Apalagi persaingan di dunia internasional tidaklah mudah. “Saya hanya melakukan yang terbaik dan selalu berusaha meningkatkannya,” tandas pria kelahiran Manila, 19 Oktober 1981. Christian memilki resep untuk mewujudkan hal itu, yakni semangat, tekun dan doa. Ia selalu semangat dan tekun, dalam segala hal yang dikerjakannya. Ia juga tidak melupakan doa.

Selain resep tersebut, Christian juga membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya. “Saya berterima kasih pada keluarga, manajer, dan label musik,” tandasnya bersyukur. Tanpa mereka, Christian tidak mampu meraih sukses.

Lagu Rohani

Rupanya Christian tidak hanya kepincut menyanyikan lagu-lagu sekuler. Ia juga jatuh hati pada lagu-lagu rohani. Makanya, begitu mendapat tawaran dari Blessing Music, ia menyambut hangat tawaran tersebut. “Saya suka menyanyi lagu rohani karena lagu rohani bisa memberi inspirasi bagi saya dan orang lain. Lagu-lagu rohani mampu merubah kehidupan,” imbuhnya.

Christian pun tertarik memilih menyanyikan lagu Natal Surat untuk Sahabat. Ia duet bersama Amanda.

Alasan Christian memilih lagu Natal, karena menurutnya tidak lama lagi umat kristiani akan merayakan Natal. “Saya juga ingin memberikan album Natal yang bisa bertahan seumur hidup.”

Ketika ditanya lebih suka menyanyikan lagu rohani atau lagu sekuler, Christian mengatakan bahwa lagu rohani dan lagu sekuler tidak bisa dibedakan. Sebab menurutnya, lagu rohani bisa menumbuhkan semangat. Sementara lagu sekuler bisa menyejukkan hati. “Dalam dunia musik keduanya memiliki perannya masing-masing.” Christian berharap, album Natal tersebut bisa disukai banyak orang. “Saya berharap mereka akan menyukai lagu klasik Natal versi saya.”

Mimpi Christian

Selain sukses di dunia karier, Christian juga berhasil di dunia pendidikan. Ia mampu menyelesaikan pendidikannya, jurusan Arsitektur di Universitas Filipina (UP). Ia berharap ilmu yang didapatnya bisa ia gunakan suatu hari kelak. “Saya ingin membangun gedung-gedung besar,” harapnya.

Selain menyimpan harapan tersebut, Christian juga menyimpan harapan album barunya, yang tidak lama lagi dirilis itu bisa mendunia. “Untuk judul albumnya masih belum siap,” jelasnya.

Sumber: Majalah Bahana, Desember 2010

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s