Ketika mimpi tak menjadi kenyataan


Roma 8:28

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Kita perlu menyadari bahwa Tuhan memiliki rencana bagi kehidupan kita. Dan rencana Tuhan bagi kita adalah rencana yang baik, karena Dia adalah Tuhan yang baik. Tetapi Tuhan sering harus mengijinkan rencana kita berantakan sehingga kita, bersama Dia, bisa membangun rencana yang jauh lebih besar dan lebih baik.

Contoh :

Yusuf – Kej. 37-41

Yusuf mendapatkan impian dari Tuhan bahwa dia akan menjadi seorang pemimpin. Mungkin dia mulai merencanakan untuk jadi petani besar, peternak yang berhasil atau pebisnis yang sukses sehingga dia akan menjadi orang kaya dan semua saudaranya menghormati dia. Alih-alih impian dan rencananya itu terwujud dia justru dibuang dari keluarganya, dilemparkan ke dalam sumur, dijual kepada orang Midian, dijual kepada orang Mesir, nyaris diperkosa, difitnah dan akhirnya dimasukkan penjara! Mimpinya berantakan, semua rencanya gagal total!

Rencana Tuhan bagi Yusuf adalah: bukan hanya seluruh keluarganya yang sujud kepada dia, tetapi seluruh bangsa! Tuhan punya rencana yang jauh lebih besar dan jauh lebih baik. Supaya rencana Tuhan itu terlaksana Tuhan harus mengijinkan rencana Yusuf berantakan sehingga Yusuf, bersama Tuhan, bisa membangun rencana yang jauh lebih besar dan lebih baik.

Esther

Segala keadaan sepertinya melawan Ester waktu dia ada dalam kehidupan ini: dia adalah seorang wanita, yatim piatu, minoritas, tawanan & seorang diri. Jadi waktu dia akhirnya memenangkan kontes kecantikan dan bisa hidup di istana, maka dia pikir hal tsb adalah suatu pencapaian yang luar biasa.

Ester ingin dikenang karena kecantikannya, tetapi Tuhan ingin dia dikenang sebagai juruselamat dan pembebas bagi generasinya! Tetapi supaya rencana Tuhan itu terlaksana Ester harus mengijinkan rencananya berantakan sehingga dia bersama Tuhan bisa membangun rencana yang jauh lebih besar dan lebih baik. Pergumulan Ester ini terekam dalam Ester 4:13-16.

Kalau Saudara sementara mengalami saat-saat yang sukar, mungkin sementara mengalami penderitaan, percayalah bahwa Tuhan punya rencana yang baik bagi kehidupan Saudara. Segala sesuatu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kehidupan Saudara. Tuhan sering harus mengijinkan rencana kita berantakan, sehingga kita bersama Dia bisa membangun rencana nyang lebih besar dan lebih baik!

sumber : jawaban

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s