Belajar dari Yusuf (Kejadian 37-50)


Sebelum anda membaca tulisan ini lebih lanjut, baiknya anda membaca dulu Alkitab, mulai dari Kejadian Pasal 37 sampai Kejadian Pasal 50. Lebih baik lagi bila anda membacanya mulai dari Kejadian Pasal 1 hingga Pasal 50. Karena semua pasal saling berkaitan atau bersambung.

Yusuf, kita kenal sebagai seseorang yang mengalami keberhasilan dalam hidup. Memiliki jabatan atau posisi kedua setelah Firaun (Kejadian 41: 40 Engkaulah yang menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya tahta inilah kelebihanku dari padamu).

Mari kita bersama-sama menilik apa sih yang membuat Yusuf bisa berhasil dalam kehidupannya.

Setelah penulis renungkan, maka penulis mendapat suatu kesimpulan, BAHWA Yusuf dapat berhasil adalah karena Tuhan menyertai Yusuf. Lalu, apa yang membuat Tuhan MAU menyertai Yusuf? Apa yang membuat Tuhan TERTARIK kepadanya?
1. Yusuf taat
– Yusuf tidak pernah mengeluh keadaan hidupnya (bahkan dalam penderitaan)
– Yusuf tidak pernah mengeluh mengenai pekerjaannya
– Yusuf tidak memilih-milih pekerjaannya

2. Yusuf setia
– Yusuf tahu tanggung jawab dan wewenangnya
– Yusuf tahu kepada siapa ia harus tunduk
– Yusuf tidak pernah berbuat curang/mengambil keuntungan pribadi terhadap tuan dan pekerjaannya
– Yusuf tidak pernah menjelek-jelekkan tuannya atau menggosipkannya

3. Yusuf tunduk pada otoritas
– Yusuf tidak pernah protes terhadap tuannya atau pekerjaannya
– Yusuf mengikuti perintah tuannya.

Jadi, Yusuf adalah seorang yang taat, setia dan tunduk pada otoritas.

Semoga tulisan ini dapat memberkati saudara.
Amin

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s