Obat Depresi


Selamat siang…
Topik yang ingin saya tulis adalah mengenai sebuah penyakit yang bisa menimpa siapapun, yaitu depresi.

Pada zaman sekarang ini semakin banyak orang-orang mengalami depresi, baik muda ataupun tua. Karena kita berada pada zaman yang serba cepat dan menuntut kesempurnaan. Jadi tidak heran bila banyak orang yang secara perlaha-lahan tanpa disadari telah memupuk bibit-bibit depresi. Depresi tidak terjadi secara mendadak, tapi melalui proses yang cukup lama, biasanya bertahun-tahun.

Persoalan-persoalan yang tidak ditangani secara benar menjadi sumber depresi ini. Semua orang punya cikal bakal depresi, namun semuanya kembali lagi pada kita bagaimana kita menanganinya. Karena depresi ini sebenarnya berbicara mengenai hati kita. Unsur utamanya adalah kemarahan. Tidak ada orang yang mengalami depresi bila ia tidak menyimpan rasa marah berlebihan. Rasa marah itu dibiarkan menumpuk didalam hati tanpa solusi yang tepat.

Bnayak orang mencari solusi bagaimana menangani rasa marah tersebut. Semuanya sah-sah saja, namun ada satu yang penting dan sangat diperlukan oleh setiap orang yang sedang marah, yaitu kata-kata penghiburan dan kata-kata kekuatan. Seperti api yang membara, dengan apakah ia akan padam? Dengan air bukan? Nah, demikianlah kata-kata penghiburan dan kata-kata kekuatan itu. Ia seperti air yang mampu memadamkan rasa marah itu. Tentunya kitapun harus tahu caranya dan bagaimana mengatakannya, agar tidak terkesan sekadar basa-basi saja.

Pergunakanlah empatimu saat berbicara dengannya. Jangan mengkritik dia, selalu berada dipihaknya. Dan andaikan dia memang bersalah, katakan saja; “saya mengerti”. Ketika dia telah berdamai dengan dirinya sendiri, dia akan sadar apakah dia bersalah atau tidak.

Kita tidak sedang dalam posisi menasehati, tapi posisi mendengarkan. Bila ia meminta nasehat anda, tetaplah katakan : “ah, tidak apa-apa kok, semuanya akan baik-baik saja.”. Saya percaya dia tidak sedang benar-benar meminta nesehat anda. Dia sedang mencari orang yang berada dipihaknya. Dan itu sudah cukup baginya. Jangan lupa katakan padanya, ” semua akan baik-baik saja”.

Pada zaman sekarang ini banyak orang yang sibuk dengan dirinya sendiri, sibuk dengan urusannya masing-masing, maka dapat dikatakan kasih itu menjadi dingin. Padahal, sesungguhnya setiap manusia saling membutuhkan, bukankah Alkitab mengatakan : Tidak baik manusia itu seorang diri (kejadian 2: 18 Tuhan Allah berfirman : “Tidak baik manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia”)

Kita hidup saling membutuhkan, saling menolong, saling berbagi, dan hidup berkelompok. Maka saling bertolong-tolonglah kamu didalam penderitaan maupun kesenangan.

Semoga dapat memberkati
Amin

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s