Love


Setiap orang membutuhkan kasih. Cobalah anda renungkan, apakah motivasi anda melakukan segala sesuatu? Kasih bukan?

Seseorang bisa merasa terluka ketika ia tidak mendapatkan kasih seperti yang ia kehendaki. Seseorang bisa bahagia karena ia mendapatkan kasih yang ia inginkan.

Seseorang bisa menjadi jahat karena tidak mendapatkan kasih sebagaimana mestinya. Ia kehilangan kasih yang sewajarnya, yang merupakan haknya. Ia berhak dikasihi tapi ia tidak mendapatkannya. Ia terluka oleh kasih.

Bukankah 1 Korintus 13: 4-7 mengatakan bahwa Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Kasih mampu mengubah hidup seseorang. Kasih mampu mengubah karakter seseorang. Tidak ada kasih yang jahat. Seperti tertulis dalam 1 Korintus 13:4-7, demikianlah kasih itu.

Lihatlah Yesus yang bersedia mati untuk menebus hidup manusia yang berdosa. Siapakah kita dimata Allah? Tapi Yesus mau turun dari Surga dan mati diatas kayu salib yang hina itu untuk kita semua, tiada terkecuali.

Apapun latar belakang anda, suku bangsa anda, bahasa anda, kepercayaan anda, suka atau tidak suka, pada kenyataannya Yesus telah bersedia mati untuk anda. Semua itu hanya satu motivasi yaitu kasih. Yesus mengasihi anda dan saya.

Tidak sampai disitu, didalam Yesus ada pengharapan dan masa depan yang baru. Tertulis dalam kitab Yeremia 29:11 ” Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Itulah kasih. Mengharapkan seseorang dalam keadaan yang lebih baik adalah sebuah kasih. Dan itu yang dijanjikan oleh Allah buat semua umat manusia.

Bagaimana memperoleh janji itu?
Melalui Yesus.
Karena, Yesus adalah jalan, kebenaran, dan hidup (Yohanes 14:6)

Anda perlu mengakui dosa anda dan memohon pengampunan daripada-Nya, maka Ia akan mengampuni anda, betapapun besarnya dosa itu dan betapa beratnya dosa itu. Dosa adalah dosa. Dihadapan Dia tidak ada ukuran berat -ringannya dosa. Hanya manusia yang membuat ukuran demikian. Tapi dihadapanNya, dosa tetaplah dosa.

Datanglah pada-Nya, terima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatmu, agar engkau diselamatkan dari hukuman kekal, dan engkau dapat memulai hidupmu yang baru didalam Dia (Yesus), yang menjanjikanmu masa depan yang penuh pengharapan.

Setelah itu, jangan lagi berbuat dosa, tinggalkan segala perbuatan jahatmu, dan kembalilah ke jalan yang benar seturut firman Tuhan (Alkitab). Yohanes 8: 11 Lalu kata Yesus : “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

itulah kasih.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s