Berdoa adalah sebuah komitmen


 

Berdoa tidak bergantung pada suasana hati kita, tapi berbicara mengenai komitmen kita pada Tuhan untuk terus membangun hubungan kita denganNya.

Namun tidak ada salahnya kita berdoa ketika kita gembira ataupun sedih. Berdoa merupakan suatu sikap yang bersifat intensif, yaitu dilakukan terus-menerus tanpa batas waktu. Bukan sesekali dan bergantung pada mood kita. Tuhan bukanlah tamu kita, yang sesekali kita ajak berbicara, dan kemudian kita tinggalkan untuk mengurus tugas dan kewajiban kita. Tapi Tuhan adalah penguasa hidup kita, dan perlu untuk terus menjalin hubungan denganNya, karena Ia memegang kendali hidup kita.

Berdoa adalah sebuah komitmen. Ketika sebuah rumah tangga kehilangan cinta, maka yang dapat menguatkan rumah tangga itu untuk tetap utuh adalah komitmen. Menerapkan sikap komitmen berarti kita memberikan peluang pada Tuhan untuk mengubah suatu situasi menjadi lebih baik. Kita sedang dalam posisi menunggu suatu keajaiban. Kita tidak menyerah tapi berserah dalam sikap doa.

Berdoa bukanlah berbicara mengenai suatu hasil. Hasil doa adalah kedaulatan Tuhan. Tuhan yang berhak menjawab atau tidak menjawab doa kita. Bagian kita adalah berdoa. Tugas dan kewajiban kita adalah berdoa. Bersyukur bila Tuhan telah menjawab doa kita, dan bila belum, tetaplah berdoa. Komitmen lah yang membuat kita tetap bertahan mengambil sikap doa. Tuhan mau kita berdoa. Dan Tuhan berjanji untuk menjawab doa kita. Tapi mengenai waktunya, adalah kedaulatan Tuhan. Namun kita akan tahu ketika doa itu telah dijawab. Kita akan melihat buah dari doa kita.

Percayalah, Tuhan tidak akan diam-diam menjawab doa kita, tapi Dia akan membuat suatu konfirmasi bahwasannya doa kita telah dijawab. Bentuk pernyataan jawaban doa banyak caranya. Dan kita tidak akan tahu sampai akhirnya Tuhan menyatakannya pada kita dengan caraNya. Tujuannya adalah bahwa kita tahu doa kita tidaklah pernah sia-sia.

Supaya doa kita didengar oleh Tuhan, kiranya hidup kita berkenan dihati Tuhan. Ingatlah Ester yang sebelum menyampaikan isi hati dan permohonannya, ia terlebih dahulu meminta perkenanan dihati raja. Ketika raja berkenan maka permohonan Ester didengar. Tuhan pun demikian. Kiranya kita terlebih dahulu berkenan dihati Tuhan, maka Tuhan akan menjawab doa kita.

Tuhan kita adalah Tuhan yang Agung, yang Mulia dan yang Kudus, yang tahu memberikan yang terbaik untuk anakNya, mintalah maka kamu akan diberi, ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu, carilah maka kamu akan menemukannya. Ucapkan : Doa adalah sebuah komitmen. Tuhan Yesus memberkati ….

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s