Panca Indera Iman


Roma 6:4 (BIS) “Dengan baptisan itu, kita dikubur dengan Kristus dan turut mati bersama-sama Dia, supaya sebagaimana Kristus dihidupkan dari kematian oleh kuasa Bapa yang mulia, begitu pun kita dapat menjalani suatu hidup yang baru.”
_________________________________________

Dalam renungan ini kita akan berbicara mengenai pengembangan mata iman.
Ketika Anda dilahirkan kembali secara rohani, Tuhan membuka mata rohani Anda dan ini memungkinkan Anda untuk melihat pekerjaan-Nya di sekeliling Anda dan melihat banyak kesempatan yang Dia tempatkan di hadapan Anda.

Tuhan juga akan membuka telinga rohani Anda, sehingga Anda akan dapat mendengar apa yang benar-benar dikatakan orang bukan apa yang Anda pikir mereka katakan.
Ketika Yesus datang ke dalam hidup Anda, Tuhan membuka seluruh rangkaian panca indra rohani yang membantu Anda melihat hidup dari sudut pandang-Nya.

Mari saya beri contoh sederhana tentang bagaimana ini bekerja.
Apakah Anda pernah membaca Alkitab dan, saat Anda membaca sebuah ayat, itu seperti muncul keluar dan Anda berpikir, “Wow, aku tidak pernah melihat ini sebelumnya!”
Bahkan meskipun Anda telah membaca ayat itu lima belas kali, Anda tidak pernah melihat kebenaran yang muncul keluar untuk Anda.

Apa yang terjadi?
Tuhan sedang membuka mata rohani Anda.

Sekarang, ada beberapa langkah dasar yang harus diselesaikan dalam rangka mengembangkan mata iman, dalam rangka untuk menjalani hidup dengan iman, dan Anda perlu hidup oleh iman atau Anda tidak akan pernah mampu menyelesaikan tujuan Tuhan yang telah direncanakan untuk Anda.

Tindakan iman pertama Anda adalah mengundang Yesus ke dalam hidup Anda, seluruh hidup Anda, semua kamar dalam hati Anda.
Tindakan iman kedua yang harus Anda lakukan adalah mengakui di depan umum bahwa Anda adalah milik Yesus.
Kebanyakan dari kita tidak mengerti bahwa baptisan adalah sangat penting untuk pengembangan iman kita.
Baptisan merupakan langkah iman yang ampuh yang digunakan oleh Tuhan untuk melepaskan kuasa-Nya dalam hidup kita.

Yesus menginginkan Anda untuk mengakui Dia di depan umum dan Dia mengajarkan hal ini adalah masalah yang sangat serius.
Yesus mengatakan bahwa jika Anda malu untuk mengakui Dia di depan umum, Dia akan malu terhadap Anda ketika Dia kembali dalam kemuliaan. (Markus 8:38)

Sebuah pernyataaan yang kuat.
Tapi itu karena Yesus tahu betapa penting hal ini.
Alkitab mengatakan, “Dengan baptisan itu, kita dikubur dengan Kristus dan turut mati bersama-sama Dia, supaya sebagaimana Kristus dihidupkan dari kematian oleh kuasa Bapa yang mulia, begitu pun kita dapat menjalani suatu hidup yang baru.” (Roma 6:4)

Jadi kuasa untuk menjalani kehidupan baru — mengikuti Yesus untuk memenuhi tujuan ilahi Anda — diberikan oleh ketaatan yang Anda tunjukkan dalam baptisan.

Anda perlu mengerti, baptisan tidak membuat Anda menjadi anggota keluarga Allah; hanya iman di dalam Kristus yang melakukan itu.
Namun baptisan memang menunjukkan Anda adalah bagian dari keluarga Allah.
Ini seperti sebuah cincin kawin, pengingat yang terlihat dari komitmen yang dibuat di dalam hati Anda.

Itu bukan sesuatu yang Anda tunda sampai Anda dewasa rohani.
Satu-satunya syarat Alkitabiah adalah bahwa Anda percaya.
Dalam Perjanjian Baru, orang-orang dibaptis segera — segera setelah mereka percaya.
Tidak ada pembaptisan yang tertunda dalam Perjanjian Baru.

Jika Anda belum dibaptis sebagai ekspresi iman Anda di dalam Kristus, taat kepada Yesus dan dibaptis sesegera mungkin.
___

Karena aku mengasihi Yesus..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s