Memulihkan hubungan : Berbicaralah dahulu pada Allah


Yakobus 4:1-2 “Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran diantara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu? Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh;kamu iri hati, tetapi kamu tidak
mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.”
__________________________________________

Langkah pertama menuju suatu pemulihan hubungan adalah dengan berbicara kepada Allah terlebih dahulu sebelum berbicara kepada sesama.

Diskusikan masalah tersebut dengan Allah.
Bicaralah dalam doa mengenai masalah yang sedang Anda hadapi, saat Anda berbicara langsung pada Allah sebagai pihak pertama yang Anda percaya untuk berbagi, maka Anda akan merasakan perubahan dalam hati Anda dan selanjutnya Allah akan mengubah hati orang lain tanpa campur tangan Anda.

Semua hubungan Anda akan kembali pulih hanya jika Anda berdoa lebih banyak untuk mereka.
Seperti Daud melalui Mazmur yang dia tulis, Daud menggunakan doa untuk berkomunikasi dengan Tuhan.
Ceritakanlah semua masalah Anda kepada Tuhan dan berserulah kepada-Nya.
Dia tidak akan pernah terkejut atau terganggu oleh kemarahan, sakit hati, rasa tidak aman, atau emosi lainnya.
Jadi, ungkapkan pada-Nya apa yang sesungguhnya Anda rasakan.

Kebanyakan konflik berakar pada kebutuhan yang tak terpenuhi.
Beberapa kebutuhan ini hanya bisa dipenuhi oleh Allah.
Bila Anda mengharapkan seseorang – teman, pasangan, pendeta, atau anggota keluarga – untuk memenuhi kebutuhan yang hanya dapat dipenuhi oleh Allah, maka Anda harus bersiap-siap untuk merasakan kekecewaan dan kepahitan.
Tidak ada yang bisa memenuhi semua yang Anda butuhkan kecuali Allah.

Rasul Yakobus menulis bahwa banyak masalah terjadi disebabkan oleh hawa nafsu yang saling berlawanan di dalam tubuh kita.

Daripada mencari Allah, kita memilih mencari orang lain untuk membuat kita bahagia dan kemudian pada akhirnya mendapatkan kemarahan dan kepahitan ketika kegagalan itu terjadi.
Tuhan berkata, “Mengapa kau tidak datang pada-Ku terlebih dulu?”
__________________________________________

Karena aku mengasihi Yesus..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s