Terkadang Jejak itu Hilang


Yeremia 29 :11

Pagi ini aku bangun dengan sejumlah pertanyaan.. Mau dibawa kemana hidupku ini 5 tahun atau 10 tahun mendatang?

Bukan aku tidak bersyukur akan kehidupanku yang sekarang. Aku sangat mengucap syukur Tuhan Yesus memberikan aku hidup yang baik. Hanya saja aku merasa beban untuk bangun pagi. Karena kalo sudah bangun pagi, berarti aku harus jaga toko lagi. Berdagang bukanlah suatu hal yang tidak baik. Tapi aku selalu berat hati untuk berdagang. Dulu, sebelum berdagang, aku bekerja di kantoran. Dan aku lupa apakah aku menikmati kerja kantoran itu atau tidak. Aku benar-benar lupa.

Ok, terlepas dari itu semua, aku mulai merenungkan kehidupan seperti apa yang aku mau. 5 tahun atau 10 tahun mendatang, akan seperti apa hidupku? Bukankah hidup itu hanya satu kali? Sudahkah aku hidup sesuai dengan kehendak dan rencana Allah? Sudahkah aku berada di jalurNya? Seperti apa rencana dan rancangan Tuhan untuk diriku? Apakah aku telah kehilangan jejak kakiNya?

Terkadang kita perlu mengoreksi hidup kita, apakah kita masih dapat melihat jejak kakiNya, atau kita telah kehilangan jejak kakiNya yang berjalan didepan kita? Aku pun tidak tahu apakah aku masih dapat melihat jejak kaki itu atau berjalan sendiri. Tapi, yang aku jalani sekarang ini sepertinya bukanlah impian aku. Malah, aku selalu enggan untuk bangun pagi. Seperti yang aku bilang, bangun pagi aku pasti harus buka toko. Dan aku tidak suka itu.

Aku senang bangun pagi-pagi. Bangun pagi bisa membuat badan sehat dan pikiran segar. Bangun pagi bisa langsung ketemu Tuhan, bernyanyi buat Dia, membaca firmanNya, dan berdoa. Kehidupan seperti itu yang aku mau.. Tapi apa yang terjadi? Baru buka mata saja aku sudah dibebani untuk berdagang, mencari uang..ooouggh..sungguh tidak menyenangkan. Kapan semua ini berakhir? Apakah 5 tahun atau 10 tahun mendatang hidupku akan seperti ini juga? Sungguh.., aku benar-benar memikirkannya.

Dimanakah jejak Tuhan itu?

Tapi aku percaya, Tuhan memperhatikan semua ini, setiap detail kehidupanku. Aku masih memegang janjiNya ; Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Ya, Tuhan Yesus..terima kasih atas janjiMu. Aku percaya, tidak ada yang kebetulan didunia ini, tapi semuanya sudah Kau rancangkan dan rencanakan. Aku memang tidak dapat melihatnya sekarang, tapi aku percaya semua akan indah pada waktunya. Dan kiranya aku dan keluargaku dan toko ini selalu dapat menjadi berkat bagi orang lain. Amin.

karena aku mengasihi Yesus !

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s