Memberi kelimpahan


th (2)

Yohanes 10:10 Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Firman Tuhan tertulis bahwa Yesus datang supaya kita memiliki kehidupan , bahkan dalam kehidupan yang berkelimpahan. Yang ingin saya bagikan adalah pengertian firman Tuhan itu dari sudut pandang saya. Awalnya saya tidak mengerti apa maksud firman Tuhan tersebut. Saya berdoa pada Roh Kudus agar memberikan pengertian yang benar, yang bisa saya mengerti dengan mudah.

Roh Kudus memberikan ilustrasi pada saya, bahwa ketika manusia jatuh dalam dosa, hidupnya mengalami kematian, yang artinya kita takluk pada iblis, dimana hidup kita dirantai sama iblis. Seperti pada zaman dahulu, bila seseorang kedapatan bersalah, maka dirinya akan dirantai dengan besi sehingga ia tidak bisa bergerak bebas. Sejauh apapun kita berjalan, rantai itu akan menarik kita kembali pada posisi semula. Tidak ada kemerdekaan dan kebebasan.

Tapi ketika Yesus datang kepada hidup kita, rantai itu diputuskan oleh Dia, sehingga kita memiliki kehidupan yang merdeka, bebas, dan bahkan kelimpahan megikuti kita. Saya akan menjelaskan lebih rinci sehingga saudara juga memahami firman Tuhan dan janji Tuhan dalam bahasa sederhana saya. Yesus lahir kebumi, tujuannya hanya satu yaitu menyelamatkan hidup manusia, menebus dosa manusia. Dengan mati diatas kayu salib, darah yang tercurah, Ia memutuskan rantai besi yang selama ini mengikat hidup kita. Seperti yang saya katakan pada awalnya adalah ketika manusia pertama yaitu adam jatuh dalam dosa, hidup manusia takluk pada iblis. Karena Tuhan mengasihi kita, maka Dia merancangkan penebusan bagi manusia, agar manusia memiliki kembali kehidupan, bebas dari kematian dan penderitaan. Yesus datang untuk mematahkan rantai iblis itu, sehingga kita mengalami kemerdekaan dan kehidupan yang seperti Tuhan janjikan pada kita, seperti Adam yang hidup dalam kelimpahan didalam taman eden. Tuhan ingin mengembalikan dan memulihkan keadaan kita seperti semula yaitu hidup dalam kelimpahan seperti taman eden.

Ketika Yesus membebaskan kita dan mematahkan rantai besi itu, maka kita mengalami kehidupan yang merdeka dan kehidupan yang baru. Seperti seorang tawanan yang baru bebas dari penjara, demikianlah ia menghendaki suatu hidup yang baru. Dan Tuhan berjanji ketika kita memliki kehidupan yang baru, maka kebajikan dan kemurahan Tuhan mengikuti kita.

Mazmur 23: 6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku.

Yohanes 10:10 Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup (bebas dan merdeka dari rantai besi, dari kematian kekal/neraka), dan mempunyainya dalam segala kelimpahan (kebajikan dan kemurahan mengikuti aku). Penekanan diberikan oleh penulis.  Yesus tidak sekedar membebaskan kita, memerdekakan kita, tetapi Dia bahkan menganugerahkan hadiah saat kita bebas, yaitu kebajikan dan kemurahan akan mengikuti aku seumur hidupku. Itulah janji Tuhan. Tuhan tidak membiarkan kita pergi dan hidup dengan tangan yang kosong, tapi Dia berjanji bahwa kebajikan dan kemurahan Allah akan mengikuti kita. Mengapa demikian? Karena Allah adalah Bapa yang baik. Seorang anak tidak perlu bersusah payah bekerja untuk mendapatkan berkat dan perhatian dari bapanya. Seorang bapa yang baik pasti memperhatikan anaknya, mengasihinya, dan selalu ingin memberi yang terbaik. Rumah yang nyaman, keluarga yang damai, makanan yang enak, pakaian yang baru, semuanya gratis bagi anak. Itulah kelimpahan. Tanpa bersusah payah si anak memperoleh semua itu. Begitulah Bapa yang di Sorga. Saat ini saya hidup gratis bersama orang tua saya. Saya tidak perlu mengeluarkan uang untuk tempat tinggal. Sekalipun bapa saya tidak selalu memberikan uang jajan pada saya setelah saya dewasa, tapi ketika saya membutuhkan uang, bapa saya pasti memberi. Bapa saya belum memahami peran dan kewajiban seorang bapa seperti Bapa yang di Sorga. Bapa yang dibumi merupakan wakil dari Bapa yang di Sorga, tetapi banyak bapa yang ada dibumi ini belum mengerti kasih Bapa yang sesungguhnya. Sehingga banyak anak-anak yang mengalami kekecewaan dan sulit untuk mengerti kasih Bapa yang di sorga.

Apakah setiap orang yang datang pada Yesus akan menikmati hidup yang kelimpahan? Jawabnya adalah Iya. Karena itu janji Tuhan dalam Yohanes 10:10. Bapa kita yang di Sorga bukanlah seorang Bapa yang ingkar janji. Dikatakan dalam firman Tuhan bahwa Bapa kita adalah Bapa yang setia. Yesus datang untuk memberikan kehidupan, bahkan kehidupan yang berkelimpahan. Maukah engkau menerima Yesus dalam hidupmu?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s